Fendy Chandra Science and Technology Weblog

Brings Science and Technology in Your Hands

Perbedaan Mata Mamalia Dengan Mata Serangga 27 Juli 2009

Filed under: Science and Technology — Fendy Chandra @ 01:07
Tags: , , , ,

Penglihatan Mamalia Vs Penglihatan Serangga

Pada dasarnya, mata pada mamalia dan serangga sangat berbeda, namun keduanya terbentuk sesuai dengan fungsinya masing-masing. Kebanyakan mata serangga dewasa memiliki susunan pada tiap permukaaannya, yang sering disebut ommatidium, yang berfungsi sebagai reseptor independen, mendeteksi cahaya pada sebuah area (wilayah) yang berada dalam jangkauan pandangannya.

Tiap-tiap ommatidium membentuk sebuah gambaran elemen dalam antara gelap dan terang yang berbentuk pola dots (titik), yang kemudian dikompilasikan dengan informasi dari ommatidia lainnya untuk menggambarkan sebuah image (gambaran). Semakin banyak ommatidia pada seekor hewan serangga, maka semakin baguslah pola titik tersebut dan semakin bagus jugalah gambaran yang akan ditangkap oleh mata. Beberapa serangga memiliki kemampuan untuk melihat hampir 360 derajat pandangan, karena mata mereka terbungkus disekitar kepala mereka, dan beberapa serangga dapat mendeteksi pergerakan yang sangat halus jauh melebihi kemampuan mata manusia.

Mata pada mamalia, bagaimanapun juga, merupakan mata yang lebih baik dalam menangani peng-fokus-an gambaran pada suatu jangkauan pandangan tertentu karena lengkungan pada lensa mata mamalia dapat diatur sedemikian rupa dengan mengembangkan atau memperpendek serat otot pada mata. Sedangkan serangga hanya dapat menangkap gambaran parsial (sebagian) dari jarak objek karena lensa mata pada serangga hanya memiliki jangkauan fokus yang tetap (fixed focal length).

Mata mamalia menggunakan cornea, pupil, lensa, dan vitreous humor (cairan yang melekatkan lensa pada tempatnya) untuk menyerap cahaya ke retina yang terletak di belakang bilik mata. Pada mata manusia khususnya dan mata mamalia pada umumnya, cahaya masuk ke pupil dan difokuskan oleh retina menggunakan lensa bias. Retina mata mengandung tiga tipe sel yang sensitif terhadap cahaya, yaitu rods (tangkai mata), cones (kerucut mata), dan sel retinal ganglion. Tangkai dan kerucut mata mendeteksi ketajaman dan warna pada cahaya secara berulang-ulang, sedangkan sel retinal ganglion mengatur irama pergerakan ukuran pupil mata, mengumpulkan rangsangan kimiawi, dan memproses informasi, kemudian mengirimkannya ke otak melalui sel saraf mata (optic nerve). Berikut sedikit gambaran mata mamalia (termasuk manusia).

Gbr. mata mamalia (termasuk manusia)
picmatamamalia

Mata serangga, yang juga disebut dengan “coumpound eye”, memliki banyak ‘segi’ (facet). Tiap-tiap segi memiliki lensa tetap (fixed lens) dan kerucut kristal (crystalline cone) yang berfungsi untuk melakukan fokus pada cahaya pada sel penangkap cahaya (photoreceptor cell) yang kemudian menyampaikan informasi ke otak. Jumlah facet pada mata serangga bervariasi, dari yang hanya berjumlah beberapa saja pada spesies tertentu hingga puluhan bahkan ratusan pada spesies lainnya. Tiap-tiap facet bertanggung jawab hanya pada daerah tertentu pada tiap jarak pandangnya.

Untuk lebih jelasnya, berikut sedikit gambaran dari mata mamalia, termasuk manusia, dan mata serangga. Berikut sedikit gambaran mata serangga.

Gbr. mata serangga
picmataserangga

Nah, itulah sedikit penjelasan dan gambaran tentang perbedaan antara mata mamalia (termasuk manusia) dengan mata serangga. Semoga bermanfaat.

Sumber : science illustrated,. Mar 09.

About these ads
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.