Ilmuan Melakukan Rekonstruksi Wajah Mummi Berumur 800 Tahun SM
Dengan menggunakan CT-
scans, University of
Chicago’s Oriental
Institute me-rekonstruksi
kembali wajah mummi dari
masa silam sekitar 800
tahun SM. Mummi yang
telah lama meninggal telah
dibuat seolah hidup kembali
dengan menggambaran
kembali sketsa wajahnya
yang dilakukan oleh sebuah
tim sains di bidang forensik.
Berdasarkan CT-scans
terhadap tengkorak kepala
mummi Mesir kuno ini, para
ilmuan berhasil me-
rekonstruksikan kembali
seorang wajah mummi
berjenis kelamin
perempuan. Mummi ini
adalah Meresamun, yang
pada jaman itu merupakan
seorang penyanyi di
sebuah kuli di Thebes
(Luxor kuno) yang hidup
sekitar 800 tahun SM.
Disinyalir, mummi ini
meninggal pada usia 30,
namun sayang tidak
diketahui dengan jelas
penyebab kematiannya.
Para ilmuan kemudian
membuat model sketsa
digital hasil
Software Teknologi Baru Untuk MRI Scan Mummi
Sebuah teknologi software
(perangkat lunak) baru
untuk melakukan MRI scans
(pemindaian) pada tubuh
atau jasad orang yang
sudah meninggal. Para
ilmuan telah memindai
tubuh manusia
menggunakan Computed
Tomography (CT) yang
sering dikenal dengan CT
scans, serta dengan cara
konvensional lainnya, yaitu
menggunakan sinar x atau
x-ray, namun sebuah
software (perangkat lunak)
baru untuk MRI (Magnetic
Resonance Imaging) yang
lebih baik sedang
dikembangkan. Teknologi
yang sekarang digunakan
dirasa masih kurang baik
atau tidak ideal. CT scans
tidak dapat memetakan
gambaran yang jelas
tentang jaringan-jaringan
tubuh yang halus, dan
mesin MRI konvensional
masih bergantung kepada
atom hidrogen pada air.
Untuk kasus pemindaian
pada mummi (jasad orang
yang sudah meninggal
beribu-ribu tahun lamanya),
para ilmuan
