Fendy Chandra Science and Technology Weblog

Brings Science and Technology in Your Hands

China, Negara Penghasil Spam? 2 Juli 2009

Filed under: News — Fendy Chandra @ 23:16
Tags: ,

China seharusnya menjadi negara yang harus bertanggung jawab terhadap banyaknya “email spam” yang ada di dunia maya, demikian menurut sebuah penelitian yang tidak disebutkan sumbernya.

 

picspam

 

Mendekati kuarter ketiga tahun ini dari perkembangan periklanan di dunia maya khususnya yang menyoroti masalah spam pada jaringan komputer, University of Alabama at Birmingham (UAB) Spam Data Mine menunjukkan data yang terkait dengan banyaknya spam dari negeri China, seperti yang dikatakan oleh Gary Warner, seorang direktur penelitian UAB di bidang forensik komputer. Warner sendiri memberi julukan pada penelitiannya dengan nama “trend spam di negeri China”.

Dikatakan bahwa China menjadi negara yang aman bagi website operator dalam menggunakan spam untuk mempromosikan produk mereka karena ketersediaannya beberapa perusahaan web hosting di China yang mengabaikan komplain terhadap masalah spam tentang situs mereka.

Spam pada jaringan komputer merujuk kepada beberapa periklanan komersil yang tidak diinginkan, yang didistribusikan secara online melalui email, yang terkadang mengandung virus atau program-program jahat didalamnya.

UAB Spam Data Mine telah melakukan review terhadap jutaan spam berbentuk email dan berhasil mengaitkannya dengan beratus-ratus iklan di situs-situs pada 69.117 hosting domain yang unik. Dari total jumlah domain yang di-review, 48.552 (sekitar 70%) memiliki nama domain dengan akhiran .cn, yang berarti ini merupakan kode unik untuk domain di negeri China. Tidak sampai disitu, sekitar 48.331 dari data di atas merupakan hosting yang dimiliki oleh computer di China.

Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa penyebaran spam di China juga didukung oleh ketersediaannya nama domain yang murah, sehingga mempermudah para netters nakal untuk melakukan aksinya. Kebanyakan domain di China hanya berharga sekitar 1 yuan, atau kalau dirupiahkan menjadi sekitar Rp.1500,-. Cukup murah bukan? Dengan demikian para operator situs dengan leluasa membeli banyak domain sekaligus untuk melancarkan aksinya.

Sayangnya, penelitian ini tidak dipublikasikan secara global atau melalui jurnal akademik, namun jika ingin mengetahui lebih lanjut, silahkan klik di Warner’s blog.

 

Sumber : dailytech.com

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s