Fendy Chandra Science and Technology Weblog

Brings Science and Technology in Your Hands

Tingkat Kecerdasan Anak Bisa Menurun Akibat Polusi Udara 29 Juli 2009

Filed under: Science and Technology — Fendy Chandra @ 00:13
Tags: , , , , , ,

Polusi Udara Penyebab IQ Anak menjadi Rendah?

picibudanbayi

Buruknya kualitas udara dimana-mana mengakibatkan banyaknya permasalahan, mulai dari penyakit sampai kepada pengaruh terhadap hal lainnya. Kota besar seperti Jakarta dan kota-kota lainnya, kualitas udara sudah sangat mengkhawatirkan. Diduga penurunan kecerdasan anak juga dipengaruhi oleh buruknya kualitas udara di sekitar kita. Ibu hamil yang sering menghirup udara yang tercemar beresiko tinggi dalam melahirkan bayi yang nantinya akan terlahir dengan memiliki tingkat kecerdasan (IQ/Intelligence Quotient) yang rendah.

Penelitian yang dilakukan oleh tim dari “Columbia Centre for Children’s Enviromental Health” menunjukkan adanya gejala terhadap hal tersebut. Dalam penelitiaan mereka, para ahli ini meneliti 249 anak yang semasa hamilnya ibu mereka tinggal di kota New York, Amerika Serikat. Pada bulan-bulan terakhir kehamilannya, ibu-ibu yang sedang hamil ini dikenakan sebuah tas untuk memonitor kualitas udara di sekitar mereka.

Para responden yang ikut serta dalam penelitiaan ini adalah ibu-ibu yang mayoritas tinggal di daerah pinggiran yang miskin, di bagian utara Manhattan dan South Bronx. Mereka terpapar oleh berbagai polusi udara, seperti dari knalpot kendaraan dan alat buangan gas lainnya.

Dalam penelitiaan ini, setelah anak-anak dari ibu-ibu tadi lahir dan berusia 5 tahun dan mulai masuk sekolah, mereka diminta untuk mengikuti tes IQ (Intelligence Quotient). Ternyata, anak yang saat ibunya hamil paling banyak terpapar polusi memiliki nilai IQ 4-5 poin lebih rendah jika dibandingkan dengan anak yang kurang terkena polusi.

Patrick Breysse, spesialis kesehatan lingkungan dari “Johns Hopkins School of Public Health”, berpendapat bahwa polusi udara memiliki dampak yang buruk pada perkembangan otak dan janin. Namun, tidak hanya itu, faktor lainnya juga perlu diperhatikan, seperti status ekonomi yang rendah. Kedua hal tersebut mungkin dapat menjawab mengapa anak-anak tersebut memiliki tingkat kecerdasan yang lebih rendah.

Sebelumnya, kaitan antara polusi udara dan kesehatan pada bayi sudah sejak lama diteliti, seperti halnya penelitian yang menyebutkan bahwa ibu hamil yang tinggal di lingkungan yang udaranya tercemar beresiko dalam melahirkan bayi dengan kelainan genetik, seperti berat badan rendah, ukuran kepala yang lebih kecil dari biasanya, maupun resiko terserang kanker. Selain itu, disebutkan juga polusi udara dapat juga menyebabkan keterlambatan perkembangan anak di usia 3 tahun dan timbulnya penyakit asma pada anak.

Para ahli menyatakan, pemaparan sejenis senyawa aromatic “polycyclic aromatic hydrocarbons” sangat berbahaya. Zat beracun ini bisa menembus plasenta dan berdampak buruk bagi janin. Selain berasal dari knalpot kendaraan bermotor, zat kimia industri juga merupakan sumber dari pencemaran udara yang berbahaya.

Oleh karena itu, mari kita sama-sama menjaga lingkungan kita agar tetap bersih dan aman dari dampak polusi udara yang semakin mengkhawatirkan ini.

Sumber : Kompas.com

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s